Kupang, -Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggelar serangkaian kegiatan meriah yang melibatkan seluruh lapisan warga.
Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, S.Sos, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak awal Agustus 2025. Program utama dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih serta pemasangan umbul-umbul di setiap rumah, sekolah, kantor, dan lingkungan warga selama satu bulan penuh. Selain itu, panitia juga menggelar lomba kebersihan antar 52 Rukun Tetangga (RT), jalan santai, hingga festival budaya sebagai puncak acara.
“Lomba kebersihan menjadi kegiatan unggulan. Enam RT terbaik akan memperoleh piala bergilir Lurah Liliba, piala tetap, dan piagam penghargaan. Sementara tiga RT dengan kategori terburuk akan diberikan bendera hitam sebagai tanda peringatan agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” kata Makoni di Kupang, Jumat (15/8/2025).
Jalan Santai Berwawasan Lingkungan
Kegiatan jalan santai yang dipimpin Kepala UPTD SDI Liliba, Yohanes Jogo Tukan, S.Pd, turut menghadirkan keunikan tersendiri. Ribuan peserta, mulai dari siswa, guru, perangkat kelurahan, hingga warga, diwajibkan membawa kantong plastik berwarna merah dan putih. Sepanjang rute yang dilalui, para peserta mengumpulkan sampah untuk kemudian dibuang ke TPS Tangguh 01 di samping pagar SDI Liliba.
“Inisiatif ini bukan hanya menyehatkan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk menjaga kebersihan kota,” ujar Yohanes.
Festival Budaya Jadi Puncak Acara
Sebagai penutup, Kelurahan Liliba akan menggelar Festival Budaya pada 10–11 September 2025. Acara ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, serta melibatkan seluruh warga. Ketua Panitia, Daud Gatangnama Maley, bersama jajaran kepanitiaan yang terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, hingga aparat kelurahan, kini tengah mematangkan persiapan agar kegiatan berjalan sukses.
Lurah Viktor Makoni, yang telah memimpin Liliba sejak 2018, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara tidak hanya dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air, mengenang jasa para pahlawan, serta memperkuat kebersamaan lebih dari 21 ribu warga Liliba yang tersebar di 52 RT dan 16 RW.
“Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini diharapkan menjadi momentum mempererat persatuan warga Liliba, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun Kupang, NTT, dan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera dari Sabang sampai Merauke,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan