Kota Kupang – Dalam upaya mendukung program Pemerintah Kota Kupang untuk menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem, Dinas Pertanian Kota Kupang terus berinovasi melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program YUMINA, singkatan dari Yurminasi Mina, yaitu penggabungan antara budidaya sayur (YU = Sayur) dan budidaya ikan (MINA = Ikan) dalam satu sistem terpadu.
Langkah Nyata di Tahun 2024
Pada tahun 2024, Dinas Pertanian melalui Bidang Hortikultura telah melaksanakan Pelatihan YUMINA bagi masyarakat yang memiliki anak stunting di Kelurahan Oebufu dan Naimata. Sebanyak 30 anak stunting/orang tua menerima paket bantuan lengkap berupa benih ikan lele, benih sayuran, pupuk bokashi, polibag, obat-obatan, ember 80 liter, serta pakan ikan lele.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua bentuk, yakni teori dan praktik.
Materi teori mencakup cara budidaya ikan lele, teknik menanam sayur secara hidroponik, serta penjelasan tentang nilai gizi ikan lele sebagai sumber protein hewani.

Pelatihan praktik mengajarkan peserta cara merakit tempat pemeliharaan ikan lele serta membuat sistem hidroponik sederhana dari gelas air mineral untuk menanam sayuran.
Kegiatan ini menggandeng Dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang sebagai narasumber dan pendamping teknis, sehingga peserta mendapatkan pengetahuan yang aplikatif dan mudah diterapkan di rumah masing-masing.
Program Berkelanjutan Tahun 2025
Keberhasilan program tahun 2024 menjadi pijakan kuat bagi Dinas Pertanian Kota Kupang untuk memperluas jangkauan di tahun 2025. Melalui berbagai bidang, kegiatan akan difokuskan pada penguatan ketahanan pangan rumah tangga dan pemberdayaan orang tua anak stunting.
Bidang Hortikultura akan memberikan bantuan kepada 60 orang tua anak stunting berupa paket benih sayur, benih cabai, tomat, bokashi, dan polibag untuk pemanfaatan lahan pekarangan atau urban farming di 6 kecamatan dan 16 kelurahan di Kota Kupang.
Bidang Hortikultura juga akan mengadakan Pelatihan YUMINA bagi 15 anak stunting di Kelurahan Oesapa, disertai paket bantuan berupa benih ikan lele, pakan, benih sayur, dan obat-obatan.
Bidang Peternakan akan melibatkan 40 anak stunting di Kelurahan Lasiana dan Naioni dalam pelatihan budidaya ayam KUB, lengkap dengan paket bantuan 5 ekor ayam, kandang, pakan, serta peralatan pendukung (tempat makan dan minum ayam).

Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada minggu ketiga bulan November 2025, dengan harapan mampu menjadi gerakan terpadu antara sektor pertanian, peternakan, dan masyarakat dalam mendukung program prioritas Wali Kota Kupang.
Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga
Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang Matheus da Costa menegaskan, melalui program YUMINA dan kegiatan lainnya, pemerintah berkomitmen untuk mendorong keluarga agar mandiri pangan dan gizi, terutama bagi rumah tangga dengan anak stunting.
“Program ini bukan sekadar memberi bantuan, tetapi mengajarkan keterampilan agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan sempit di pekarangan untuk menanam sayur dan memelihara ikan. Hasilnya dapat dikonsumsi sendiri atau dijual, sehingga turut membantu ekonomi keluarga,” ujarnya kepada wartawan tanggal Rabu,5/11/2025
Dengan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan, Dinas Pertanian Kota Kupang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya asupan gizi seimbang, serta mampu mengembangkan urban farming sebagai sumber pangan dan pendapatan tambahan.
Melalui program YUMINA: YU = Sayur, MINA = Ikan, Dinas Pertanian Kota Kupang tidak hanya menanam sayur dan ikan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi keluarga untuk keluar dari lingkaran stunting dan kemiskinan ekstrem.

Tinggalkan Balasan