Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Isidorus Lilijawa: Kolaborasi Jadi Kunci Mewujudkan Tata Kelola Air Berkelanjutan

Denpasar, Bali – Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola air yang berkelanjutan di Kota Kupang.

Hal itu disampaikan Isidorus Lilijawa saat menjadi narasumber dalam Annual Meeting PLAN International Indonesia yang membahas implementasi Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Berkelanjutan) di Denpasar, Bali. Forum tersebut dihadiri jajaran manajemen PLAN International Indonesia, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Program CERAH Kabupaten Sumbawa, TPK Kota Kupang, serta perwakilan Persani Nusa Tenggara Timur.

Dalam paparannya, Isidorus membagikan pengalaman Kota Kupang dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air melalui sinergi antara pemerintah daerah, Perumda Air Minum, masyarakat, dan mitra pembangunan.

Menurutnya, kemitraan antara PLAN International Indonesia dan Perumda Air Minum Kota Kupang telah menghasilkan berbagai program strategis yang mendukung peningkatan pelayanan air minum sekaligus pelestarian lingkungan.
Program-program tersebut meliputi konservasi sumber daya air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Liliba dan DAS Kolhua, pelaksanaan Real Demand Survey untuk pengembangan pelayanan air bersih pada zona SPAM Kali Dendeng, peningkatan kapasitas pegawai dalam penanganan Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air, pelatihan penyusunan neraca air, hingga dukungan terhadap Program Perumdam Bergetar (Bergerak Tanam Air) melalui pembangunan biopori di 14 kelurahan.

Selain itu, PLAN International Indonesia juga telah mendukung penyusunan dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) yang menjadi pedoman penting dalam menjaga kualitas, keamanan, dan keberlanjutan penyediaan air minum di Kota Kupang.

Isidorus Lilijawa menyampaikan apresiasi atas komitmen PLAN International Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan sektor air minum di Kota Kupang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLAN International Indonesia atas berbagai dukungan yang telah diberikan. Kolaborasi ini menjadi modal penting untuk memperkuat pelayanan air minum, menjaga kelestarian sumber daya air, serta meningkatkan ketahanan Kota Kupang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui berbagai program inovatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Mengakhiri pemaparannya, Isidorus menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam menjaga sumber daya air.
“Jika sendiri-sendiri, kita adalah tetes-tetes air. Kalau bersama, kita adalah samudra luas.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan sektor air minum tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pembangunan, dan masyarakat demi mewujudkan pelayanan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan di Kota Kupang.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *