Pekan Alkitab Kota Kupang Perkuat Iman Antar Generasi, 

Kupang, – Pekan Alkitab yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada 3–6 Agustus 2026 menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan nilai-nilai keimanan bagi masyarakat. Kegiatan yang menghadirkan ratusan koleksi dan replika sejarah Alkitab ini mendapat sambutan luar biasa dari pelajar, jemaat, hingga masyarakat umum.

Ketua Panitia Pekan Alkitab, Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan sejarah perjalanan Firman Tuhan sekaligus membangun kecintaan masyarakat terhadap Alkitab.

Menurutnya, berbagai koleksi yang dipamerkan menjadi bukti perjalanan sejarah penulisan Alkitab dari masa ke masa sehingga dapat dipelajari secara langsung oleh generasi sekarang.

“Melalui Pekan Alkitab ini, masyarakat dapat melihat bahwa Firman Tuhan memiliki jejak sejarah yang nyata. Harapan kami, kegiatan ini semakin menumbuhkan iman, memperkuat keyakinan, serta mendorong umat menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pdt. Febi, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, sebagian koleksi yang dipamerkan merupakan replika yang dibuat sangat menyerupai benda aslinya sehingga memberikan pengalaman visual dan edukatif bagi para pengunjung.

Sementara itu, Koordinator Seksi Acara, Lidya Fangidae, mengungkapkan sedikitnya 100 koleksi dipamerkan selama kegiatan berlangsung. Koleksi tersebut meliputi papirus, berbagai terjemahan Alkitab dalam bahasa daerah maupun internasional, Alkitab berukuran mini, hingga replika benda-benda yang berkaitan dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Pengunjung juga dapat menyaksikan replika Bait Allah, sangkakala, biji sesawi, serta berbagai artefak yang selama ini hanya dikenal melalui kisah-kisah dalam Alkitab.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah kunjungan. Hingga Selasa (4/8/2026), tercatat sekitar 2.262 pengunjung telah mengikuti Pekan Alkitab. Mereka berasal dari sekolah-sekolah Kristen dan Katolik, komunitas gereja, serta masyarakat umum dari berbagai kalangan.

Selain pameran sejarah Alkitab, panitia juga menyelenggarakan lomba cerdas cermat dan membaca Mazmur bagi anak-anak sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis nilai-nilai iman. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan Firman Tuhan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif.

Pekan Alkitab dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat karakter, mempererat kebersamaan lintas generasi, serta meningkatkan literasi keagamaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang beriman, berintegritas, dan berkarakter.

Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di Kota Kupang maupun berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mengenal sejarah Alkitab, memperdalam pemahaman iman, dan mewariskan nilai-nilai spiritual kepada generasi penerus.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Pekan Alkitab 2026 menjadi bukti bahwa edukasi sejarah Alkitab dan penguatan iman tetap mendapat tempat di hati masyarakat serta menjadi momentum mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan yang harmonis di Kota Kupang.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *