Menteri UMKM Maman Abdurrahman Ikut Sosialisasi KUR Bank NTT, 2.783 Peserta Dibidik Perluas Akses Modal UMKM

Kupang,— Akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius.

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, turut hadir secara daring dalam sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT yang digelar DPD I Partai Golkar NTT, Kamis, 13 Agustus 2026.

Kehadiran Menteri Maman melalui aplikasi Zoom menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan yang mempertemukan Bank NTT dengan ribuan masyarakat dan pelaku UMKM tersebut.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Bank NTT dan Partai Golkar NTT untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai program KUR sekaligus membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.

Ketua Panitia, Ferdinandus Naga, mengatakan sosialisasi tersebut diikuti sebanyak 2.783 peserta dari berbagai kalangan.

Menurut Ferdinandus, besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan akses pembiayaan usaha.

“Lewat kegiatan ini diharapkan pelayanan KUR Bank NTT lebih cepat dan tepat menyasar pelaku UMKM kepada masyarakat,” kata Ferdinandus dalam kegiatan tersebut.

KUR Bank NTT Jadi Jalan Perluas Akses Modal

Ferdinandus menjelaskan, salah satu tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah pemahaman mengenai persyaratan serta mekanisme pengajuan pembiayaan.

Karena itu, sosialisasi tidak hanya diarahkan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan ruang konsultasi kepada calon penerima KUR.

Pelaku UMKM dapat memperoleh penjelasan mengenai prosedur, persyaratan, hingga tahapan yang perlu dipenuhi sebelum mengajukan pembiayaan.

“Dengan pendekatan ini, akses KUR bagi UMKM yang memenuhi syarat dapat dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemudahan akses pembiayaan tetap harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian. Penyaluran KUR harus mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku sehingga pembiayaan benar-benar diterima oleh pelaku usaha yang memenuhi kriteria.

Bank NTT Didorong Semakin Dekat dengan Pelaku Usaha

Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran Bank NTT dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah.

Bagi pelaku UMKM, akses terhadap pembiayaan bukan hanya soal memperoleh modal, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Ferdinandus mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang agar masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan KUR Bank NTT, tetapi juga dapat berkonsultasi secara langsung mengenai kemungkinan akses pembiayaan.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai KUR Bank NTT, juga memfasilitasi UMKM untuk berkonsultasi tentang KUR Bank NTT,” katanya.

Dari Sosialisasi Menuju UMKM Naik Kelas
Dengan melibatkan 2.783 peserta dan menghadirkan Menteri UMKM secara daring, sosialisasi KUR Bank NTT ini menjadi bagian dari upaya memperpendek jarak antara lembaga perbankan dan pelaku usaha.

Informasi yang jelas mengenai pembiayaan diharapkan membuat pelaku UMKM lebih siap memenuhi persyaratan dan mengelola pembiayaan secara bertanggung jawab.

Di tengah kebutuhan modal usaha yang terus berkembang, KUR Bank NTT diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sektor UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat NTT.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *