Kupang,-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyaluran bantuan sosial berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Rabu, 23 Juli 2025, dan turut dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kota Kupang, Yanuar Dally, S.H., M.Si.
Bantuan beras ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dengan tiga perusahaan ritel nasional, yakni PT Hypermart, PT Alfamart, dan PT Indomaret, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing. Sebanyak 176 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Christian Widodo dalam keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Kupang untuk terus membuka ruang kemitraan strategis demi kesejahteraan warga.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan, dan kami berterima kasih atas dukungan para mitra dari sektor ritel,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si., menambahkan bahwa penerima bantuan berasal dari kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi sosial rentan. Penyaluran bantuan, kata dia, tidak hanya berdasarkan data resmi, tetapi juga menyasar warga yang belum terdata namun membutuhkan uluran tangan pemerintah.
“Jenis bantuan sosial yang kami distribusikan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima. Penyaluran beras ini merupakan bentuk kepedulian langsung pemerintah bagi mereka yang belum masuk dalam program reguler,” jelas Bernadinus.
Salah satu penerima manfaat, Elisabeth Miswarni, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dan berharap program serupa terus berlanjut demi membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kota Kupang, jumlah warga miskin di Kota Kupang yang berhasil tercatat saat ini mencapai sekitar 161.000 jiwa. Pemerintah berharap melalui program-program kemitraan seperti ini, penanganan masalah kemiskinan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan