Mancanegara Kapal Pesiar Silver Cloud Kunjungi TWAL Teluk Kupang, PNBP Tembus Rp32,85 Juta

Pulau Kera, – Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang mencatat sejarah baru dengan menerima kunjungan perdana wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar Silver Cloud Cruise Ship, Jumat (25/7/2025). Kunjungan ini menandai babak baru pengembangan ekowisata berbasis konservasi di kawasan TWAL Pulau Kera.

Sebanyak 152 wisatawan asing, yang didominasi oleh pelancong asal Eropa dan sebagian dari Asia, tiba di kawasan TWAL pada pukul 06.30 WITA dan melakukan serangkaian aktivitas wisata hingga pukul 11.35 WITA. Adapun lokasi kunjungan terpusat di kawasan pesisir Pulau Kera yang dikenal dengan keindahan pasir putih dan keanekaragaman hayatinya.

Para wisatawan menikmati berbagai kegiatan seperti penelusuran pantai, berjemur, mandi laut, serta menyelam (scuba diving). Sebanyak 26 orang wisatawan juga tercatat melakukan aktivitas snorkeling yang dipantau langsung oleh tim pengawasan dari Balai Besar KSDA NTT.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para tamu asing turut melakukan kegiatan sosial berupa kunjungan ke perkampungan nelayan Pulau Kera, disertai penyerahan bantuan berupa buku, seragam sekolah, dan pakaian layak pakai. Momen paling berkesan terjadi saat pelepasan tukik jenis penyu lekang sebanyak 101 ekor ke perairan laut lepas, sebagai simbol dukungan terhadap upaya konservasi satwa dilindungi.

Total penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kunjungan ini mencapai Rp32.850.000, yang terdiri dari:

PNBP Kapal Pesiar (1 unit): Rp15.000.000

PNBP Tiket Selam Mancanegara (26 orang): Rp650.000

PNBP Tiket Masuk Kawasan Wisman Mancanegara (152 orang): Rp15.200.000

Kegiatan ini melibatkan 10 personel Balai Besar KSDA NTT, 4 anggota dari Polsek Sulamu, serta 2 orang dari tim media yang turut melakukan peliputan dan dokumentasi.

Kepala Balai Besar KSDA NTT, Adhi Nurul Hadi, S.Hut., M.Si., melalui Kepala Bidang Teknis KSDA, Yos B. Rangga, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Oceania World Travel sebagai agen perjalanan wisata dan PT Trans Cakrawala Perkasa selaku agen kapal pesiar yang telah memfasilitasi dan menjadwalkan kunjungan bersejarah ini.

“Ini merupakan kunjungan perdana sejak ditetapkannya Teluk Kupang sebagai kawasan konservasi pada 28 Januari 1993, yang diperkuat dengan SK Penetapan TWAL Teluk Kupang tahun 2014. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut untuk mendukung konservasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” ungkap Yos B. Rangga.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi TWAL Teluk Kupang sebagai destinasi ekowisata internasional berbasis konservasi yang mengedepankan pelestarian
Sumber daya hayati laut serta masyarakat pesisir.(Arnold).

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *