“2 Keputusan, 1 Skandal: Manipulasi di Puskesmas Tarus Terbongkar!”

Kupang – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Yoel M. Laitabun, menegaskan langkah tegas dan serius dalam menyikapi dugaan manipulasi yang terjadi di Puskesmas Tarus. Dalam konferensi pers yang digelar Senin, 20 Januari 2025, Laitabun menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas permasalahan ini secara terbuka dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami memastikan semua langkah yang diambil berbasis fakta dan dilakukan secara transparan. Tidak ada kompromi dalam hal ini,” ujar Laitabun dengan tegas.

Dinas Kesehatan bertindak cepat pasca laporan mencuat pada 13 Januari 2025. Tim investigasi khusus, yang langsung diketuai Sekretaris Dinas, telah dibentuk untuk menggali fakta dan akar persoalan. Laitabun sendiri turun ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan serius dan profesional.

Salah satu isu yang menjadi perhatian publik adalah keputusan pemindahan tenaga kesehatan dari Puskesmas Tarus. Laitabun menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil rapat staf pada Desember 2024 untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga dengan kompetensi di berbagai lokasi.

“Kami memahami adanya kekhawatiran dari tenaga kesehatan yang terdampak. Karena itu, saya telah meminta kepala puskesmas untuk meninjau ulang keputusan ini agar lebih sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan jabatan masing-masing,” ungkapnya.

Audit Menyeluruh untuk Transparansi
Kadis Kesehatan juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif audit menyeluruh yang direncanakan Bupati Terpilih. Audit ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan pengelolaan dana dan penempatan tenaga kesehatan dilakukan sesuai aturan dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

“Saya sepenuhnya mendukung audit ini. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan kami ambil tanpa pandang bulu,” tegas Laitabun.

Di penghujung konferensi pers, Laitabun mengapresiasi peran aktif media dalam mengungkap permasalahan ini. Ia menegaskan bahwa media memiliki kontribusi besar dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan.

“Media adalah mitra strategis kami. Dukungan mereka membantu kami memastikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang terus meningkat,” tutupnya.

Langkah berani dan tegas yang diambil Dinas Kesehatan ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik sekaligus menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang.

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *