“Amuk di Kapela Nonoboti: Guru Agama Diteror, Patung Suci Dirusak”

Soe,-Kejadian menggemparkan terjadi di Dusun B, Desa Bokong, Kecamatan Toianas, pada Selasa (7/1/2025) sore. Kelompok yang diduga dipimpin oleh Feky Tabala melakukan aksi brutal merusak fasilitas Gereja Kapela ST. Damianus Nonoboti serta rumah guru agama.

Aksi Brutal Tanpa Alasan
Berdasarkan informasi, Feky Tabala bersama tujuh rekannya datang dari Desa Tuataum dan Desa Toianas. Mereka langsung melempari rumah guru agama dengan benda-benda keras, menghancurkan patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus, serta merusak kursi dan ventilasi rumah. Tanpa alasan yang jelas, mereka juga mengancam nyawa tuan rumah.

“Saya sudah coba menegur, tapi mereka tidak peduli. Bahkan, saya diancam akan dibunuh,” ungkap korban yang tak bisa meminta bantuan karena rumah tetangga kosong.

Kerusakan yang Ditinggalkan
Akibat aksi vandalisme ini, sejumlah fasilitas gereja dan rumah mengalami kerusakan:

1 patung Bunda Maria hancur.

1 patung Tuhan Yesus dirusak.

1 viber air minum dihancurkan.

3 kursi kapela rusak.

Ventilasi rumah guru agama pecah.

Pelaku Ditahan
Kini, Feky Tabala dan tujuh rekannya ditahan di Polsek Amanatun Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih menyelidiki motif di balik tindakan tak terpuji ini.

Kecaman Warga
Peristiwa ini memicu kecaman dari warga sekitar. “Ini bukan hanya perusakan, tapi serangan terhadap simbol iman. Kami minta aparat bertindak tegas!” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Harapan untuk Keadilan
Masyarakat berharap hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, demi menjaga ketenangan umat beragama di Toianas. Kasus ini mencerminkan pentingnya melawan intoleransi dan melindungi tempat ibadah sebagai simbol damai.

Apa yang terjadi di Kapela ST. Damianus Nonoboti adalah pengingat bahwa tindakan keji tak pernah bisa dibenarkan. Semua pihak mendesak keadilan segera ditegakkan!( ***)

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *