Dr. Mikhael Feka Raih Gelar Doktor Hukum Cumlaude dalam 3 tahun 11 Bulan, Harumkan Nama NTT di Kancah Nasional

Kupang, – Sebuah prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra terbaik asal Nusa Tenggara Timur. Dr. Mikhael Feka secara resmi dinyatakan lulus dari Program Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, dengan predikat cum laude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88. Yang lebih membanggakan, ia berhasil menuntaskan studi doktoralnya hanya dalam kurun waktu 11 bulan 14 hari—sebuah capaian yang luar biasa dan mencerminkan dedikasi serta kapasitas akademik yang tinggi.

Dr. Mikhael merupakan lulusan ke-543 dari program doktor hukum prestisius tersebut. Ia dikenal luas sebagai salah satu ahli hukum pidana yang paling disegani di Nusa Tenggara Timur, sekaligus seorang praktisi hukum berpengaruh yang kiprahnya sudah melampaui batas-batas regional.

Lahir dan besar di Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), perjalanan akademik dan profesional Dr. Mikhael adalah gambaran nyata tentang ketekunan dan kerja keras. Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Katolik Widya Mandira (Unika) Kupang, kemudian melanjutkan jenjang magister di Universitas Padjadjaran, Bandung, salah satu kampus hukum terbaik di Indonesia. Kini, ia juga mengabdi sebagai dosen di almamaternya, membagikan ilmu dan pengalaman kepada generasi muda NTT.

Sosok Dr. Mikhael dikenal tidak hanya karena kecerdasannya, tetapi juga karena kepribadiannya yang ramah, rendah hati, dan bersahaja. Di luar ruang sidang dan kampus, ia adalah figur yang mudah didekati dan bersahabat dengan siapa saja. Sebagai pengacara senior, ia telah menangani berbagai perkara besar di NTT dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan serta integritas.

Keberhasilannya meraih gelar doktor dalam waktu singkat bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga inspirasi bagi putra-putri daerah lainnya untuk berani bermimpi besar dan bekerja keras mewujudkannya. Nama Mikhael Feka kini tak hanya harum di kampung halamannya, tetapi juga menjadi kebanggaan NTT dan Indonesia.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *