Melkianus Lubalu merupakan sosok seorang pengusaha yang tidak asing bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Walau Cerita dan kisah cinta mereka berliku dan panjang.Suka duka dan badai menerpa, tapi kekuatan cinta mereka mengalahkan serta membungkam semua itu.
Dirinya bersama sang istri Sien Wadoe, puluhan tahun berlalu mereka telah mengkirarkan janji dalam bahtera rumah tangga.
Bukti kesetiaan cinta dan kasih sayang yang abadi.. tetap mengasihi dan mencintai hingga maut yang akan memisahkan.
Tanpa membayangkan kalau suatu saat akan mengalami hal yang luar biasa dashyat kalau bukan Tuhan.
Itulah yang Tuhan buat segala sesuatu akan indah pada waktunya.
Pria yang biasa disapa “Buming” selalu rela berbagi dengan tangan terbuka,mendampingkan diri seperti orang biasa bukan seperti orang elit.
Pria asal Sumba ini selalu tenggangrasa,gigi cepat beradaptasi,tidak ekslusif dan dikenal rileks sederhana bagi orang yang kenal beliau adalah sosok yang jenius,”itulah kepribadian sesungguhnya Melkianus Lubalu Sang pemilik PT Bumi Indah Group.
Lelaki bertalenta peduli dengan menampilkan sikap berbagi yang tinggi,selalu ada kesempatan untuk berbagi, dengan siapapun.
Dia memiliki mimpi agar anak-anak muda serta keluarga yang kurang mampu sekarang yang memiliki banyak talenta dan bakat untuk menjadi pribadi yang mandiri.
Pada momentum tertentu ia berpesan kepada anak- anak muda bangkit
menjadi orang muda yang hebat, kuat dan mampu berdiri sendiri, serta menciptakan nilai-nilai positif dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Melkianus seringkali mengisahkan bagaimana perjalanan sampai pada tahap ini kalau bukan kemurahan Tuhan.Dalam berbagai cerita beliau mengisahkan perjalanannya sampai saat ini.
Ia dikenal sebagai sosok yang setia dan selalu bekerja dalam diam.Lelaki asal Sumba alias negeri para merapu yang memiliki seorang istri yakni Sien Wadoe.
Dia memiilih jalan sunyi untuk membaktikan diri dan bekerja sebagai seorang pengusaha meski pernah melalui jalan pedih.
Meskipun sering di kenal sebagai seorang pengusaha asal pribumi tapi sering pula disegani.
Selain fokus pada dengan proyek, Melkianus dan Sien Wadoe aktif dalam kegiatan sosial. Mereka sering memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu dan mendukung berbagai inisiatif pembangunan di daerah terpencil. Kepedulian ini menjadi ciri khas pasangan tersebut, yang selalu menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Selain itu PT Bumi Indah, di bawah kepemimpinan Melkianus Lubalu, telah menciptakan lapangan kerja bagi hampir 1000 orang yang tersebar di setiap unit perusahaan. Hal ini membantu pemerintah dalam menangani masalah pengangguran ekstrim dan memberikan berbagai dukungan sosial, termasuk bantuan kepada gereja, penanganan bencana alam, bakti sosial, dan tanggapan dalam situasi darurat.
Kini Jembatan Liliba II menjadi salah satu bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung kemajuan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Niat itu selalu ada di benak pria yang satu ini untuk membangun Bumi Flobamorata tercinta

Tinggalkan Balasan