Kupang,-Yayasan Ningsih Sejahtera (YNS) resmi dibuka pada Rabu, 2 April 2025, di TDM II. Peresmian yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Kadin NTT, Boby Lianto, anggota DPRD NTT Fraksi PKB Ana Kolin, pengurus DPW PKB NTT, masyarakat, dan relawan, menandai langkah awal YNS dalam berkontribusi bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendiri YNS, Yusinta Nenobahan, mengungkapkan visi YNS untuk membantu korban bencana longsor di Desa Kuatae, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS. YNS menawarkan kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk membangun rumah layak huni bagi para korban, dengan memanfaatkan basis data yang telah ada untuk memastikan bantuan tepat sasaran. YNS berperan sebagai mediator, mendorong Pemda untuk bertindak lebih cepat dan memastikan kebutuhan para korban, terutama mereka yang direlokasi, terpenuhi.
Yusinta menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan di NTT, mengatakan bahwa infrastruktur teknologi seperti internet saja tidak cukup tanpa akses yang merata. “Yang dibutuhkan di NTT bukan hanya jaringan internet, HP tanpa kuota percuma,” tegasnya.
Menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), YNS berkomitmen membantu beberapa sekolah, termasuk SMA Kristen Kesetnana. Yusinta juga menyoroti peran perempuan NTT sebagai tulang punggung keluarga (90%), menekankan perlunya program konseling untuk mendukung kesejahteraan mereka.
Untuk sektor UMKM, YNS berencana berkolaborasi dengan Kadin NTT guna memberdayakan pelaku usaha lokal. Di bidang pertanian, YNS akan mendorong pemanfaatan Bendungan Temef secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Yusinta menanggapi pro dan kontra terhadap keberadaan YNS sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan melahirkan inisiatif-inisiatif baru. Ia berharap YNS dapat menjadi penggerak bagi masyarakat NTT yang mampu untuk memberdayakan diri dan sesamanya.
Komitmen YNS juga tertuju pada kaum disabilitas. YNS mendukung ide-ide kreatif dari Yayasan Aliansi Nusantara dan berupaya menciptakan program-program yang ramah dan inklusif bagi disabilitas, mendorong mereka untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Peresmian YNS bukan sekadar peresmian kantor, melainkan deklarasi komitmen nyata untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan di NTT.
Inisiatif YNS yang berani dan inovatif, menawarkan solusi terintegrasi yang menyentuh berbagai sektor, dari penanganan bencana hingga pemberdayaan perempuan dan disabilitas, menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi nirlaba.
YNS hadir sebagai jembatan, menjembatani kesenjangan, dan mendorong terciptanya NTT yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing.
Keberanian Yusinta Nenobahan dan tim YNS dalam menghadapi pro dan kontra menjadi inspirasi bagi siapa pun yang bermimpi untuk menciptakan perubahan positif di tengah tantangan yang kompleks.
YNS bukan hanya sebuah yayasan, tetapi sebuah gerakan perubahan yang inspiratif di hati NTT.

Tinggalkan Balasan