“Politisi PSI NTT Filmon Loasana Jemput Bola Bantu Anak Disabilitas”

​Kupang,– Di tengah hiruk-pikuk konstelasi politik nasional, sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati terjadi di Kota Kupang. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, SE., M.A.P, melakukan langkah nyata dengan mendatangi langsung kediaman warga rentan guna memastikan kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.

​Pada Senin (7/4/2026), Filmon mengunjungi Dealova Nubatonis, seorang anak berusia sembilan tahun penyandang disabilitas (tuna rungu-wicara dan lumpuh) yang tinggal di RT 20 RW 01, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni politik, melainkan misi jemput bola untuk menjawab jeritan hati keluarga yang selama ini luput dari jangkauan fasilitas memadai.

​Sentuhan Kemanusiaan di “Garis Depan” Kemiskinan

​Dalam kunjungannya, Filmon tidak datang dengan tangan hampa. Ia menyerahkan bantuan berupa kursi roda khusus anak, paket sembako, serta asupan nutrisi berupa susu dan telur. Namun, bagi keluarga Dealova, kehadiran fisik sang legislator jauh lebih berharga daripada bantuan materi tersebut.

​”Ini bukan soal besar atau kecilnya bantuan, tapi soal kehadiran. Dealova dan keluarganya tidak boleh merasa berjuang sendiri. Negara, melalui wakil rakyatnya, harus hadir langsung menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” tegas Filmon di hadapan keluarga dan tokoh masyarakat setempat.

Tangis haru terjadi saat kursi roda tersebut diserahkan. Ibunda Dealova, Yanti Nubatonis, mengisahkan perjuangan beratnya selama ini yang harus menggendong buah hatinya setiap kali hendak mengakses layanan kesehatan di Puskesmas karena keterbatasan ekonomi.

​Aksi ini merupakan bagian dari program strategis “PSI Hadir untuk Rakyat”. Namun, Filmon menekankan bahwa langkah ini adalah pemantik untuk kebijakan yang lebih besar di parlemen. Ia berjanji akan mengawal anggaran dan kebijakan di DPRD NTT agar lebih berpihak pada penyandang disabilitas.

Yang menjadi tujuan utama : Mendorong Dinas terkait untuk memberikan akses terapi rutin bagi anak-anak disabilitas.

Memastikan infrastruktur kesehatan di NTT inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Memantau distribusi bantuan sosial agar tepat sasaran hingga ke tingkat RT/RW.

​Ketua RT 20, Erni Nisnoni, bersama perwakilan Kelurahan Namosain, Redemtus Hardin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurut mereka, langkah Filmon menjadi preseden positif bagi pejabat publik lainnya untuk tidak hanya duduk di balik meja, tetapi turun langsung melihat realita di lapangan.

Banyak pihak menilai apa yang dilakukan Filmon Loasana adalah bentuk “Politik Kasih Sayang” yang melampaui sekat-sekat kepentingan partai, menempatkan martabat manusia sebagai prioritas tertinggi dalam pengabdian politik.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *