Kupang,– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, bukan sekadar memerintah. Hal ini disampaikannya dalam acara penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah yang digelar di halaman Kantor Mal Pelayanan Publik Kota Kupang, Selasa (15/7/2025).
“Kegiatan hari ini adalah salah satu bukti bahwa negara peduli terhadap warganya. Baik pemerintah pusat, provinsi, hingga pemerintah kota, semua bergerak bersama,” ujar dr. Christian Widodo yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Wali kota menekankan bahwa tugas pemerintahan adalah melayani dengan hati. “Kita harus hidup dan bernyawa dalam setiap tindakan sehari-hari. Bantuan ini bukan sekadar menyerahkan beras, tetapi sebuah wujud kepedulian agar tidak ada satu pun warga Kota Kupang yang harus tidur dengan perut lapar atau keluarga yang terlantar di masa-masa sulit,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun kota. “Mari bergandengan tangan. Membangun kota bukan hanya soal gedung-gedung megah, tetapi juga menghadirkan udara yang sejuk, pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang baik. Itulah esensi dari kota yang maju dan membuat kita bangga untuk menceritakannya,” imbuhnya.
Program bantuan pangan cadangan ini menyalurkan beras sebanyak 20 kg untuk 22.773 kepala keluarga (KK) di Kota Kupang termasuk Kelurahan Nefonaek dan Pasir Panjang, dengan total alokasi mencapai 445 ton. Bantuan disalurkan oleh Perum Bulog Kanwil NTT sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat, stabilitas ekonomi, dan ketahanan sosial.
“Setiap penerima manfaat akan mendapatkan 10 kg per bulan. Namun khusus periode 15–30 Juli ini disalurkan sekaligus 20 kg per KK. Apabila sampai batas waktu ada penerima yang belum mengambil, alokasi akan dialihkan kepada warga lain yang berhak,” jelas Gabriel Meobio selaku Ketua Panitia.
Perwakilan Perum Bulog Kanwil NTT, Sudin Suhartono, menyebutkan bahwa program ini merupakan penyaluran perdana untuk tahun 2025. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan simultan di seluruh wilayah NTT, khususnya Kota Kupang. “Bantuan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta menstabilkan harga beras di pasar,” ujarnya.
Di sela acara, seorang ibu rumah tangga penerima manfaat tak kuasa menahan haru. “Salut Pak Wali, terima kasih sudah peduli pada kami,” serunya yang disambut senyum hangat Wali Kota dan jajaran.
Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari Wali Kota kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan program tersebut.
“Ini bukan kerja satu atau dua orang, tetapi kolaborasi semua pihak demi kesejahteraan warga Kota Kupang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan