Kupang, – Perayaan ulang tahun ke-28 Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa (SKKTB) Kupang berlangsung penuh syukur dan semangat di kompleks sekolah tersebut, Kelurahan Oesapa Barat, Senin (10/03). Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., yang secara resmi membuka perayaan serta menyampaikan pesan inspiratif bagi para siswa, guru, dan orang tua.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, hadir pula Pembina Yayasan Harapan Bangsa, Pdt. Jhon P. Fanggidae, Penasehat Yayasan, Melsiana Pelokila, Ketua Yayasan Harapan Bangsa, Sthephany Fanggidae, Ketua Komite Sekolah, Emy Bire, serta para kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMA, guru, siswa, dan orang tua murid.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap SKK Tunas Bangsa yang selama 28 tahun telah menjadi pilar pendidikan di Kota Kupang. Baginya, usia 28 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dedikasi dan kecintaan terhadap dunia pendidikan.
“Semoga SKK Tunas Bangsa terus menjadi tempat bagi anak-anak untuk bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berkarakter. 28 tahun bukan perjalanan yang singkat, tetapi ini adalah cerminan dari kesungguhan para pendidik, orang tua, dan siswa dalam membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Serena menegaskan bahwa pendidikan di era saat ini tidak cukup hanya mengedepankan akademik semata. Pendidikan harus bersifat holistik, menyentuh mental, karakter, komunikasi, serta kreativitas siswa agar mereka siap menghadapi tantangan dunia yang terus berubah. Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas, sehingga mereka mendapatkan akses yang sama di lingkungan sekolah yang ramah dan mendukung.
Dalam kesempatan tersebut, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan inklusif. Visi pembangunan Kota Kupang 2025–2030 menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama menuju Kota Kasih sebagai Rumah Bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Kami ingin anak-anak Kota Kupang tumbuh dengan bekal ilmu pengetahuan, iman yang kuat, dan karakter yang kokoh. Ini sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana penguatan pendidikan, kesehatan, sains, teknologi, dan pengembangan bakat menjadi prioritas utama,” jelasnya.
Sebagai Wakil Wali Kota perempuan pertama dan termuda di Kota Kupang, Serena juga memberikan semangat bagi para siswa untuk berani bermimpi dan bekerja keras.
“Saya percaya usia dan gender bukanlah batasan untuk meraih mimpi. Jika kita setia pada hal-hal kecil, maka kita akan dipercayakan pada hal-hal yang lebih besar. Teruslah belajar, jangan takut salah, dan beranilah bertanya. Itu yang akan membentuk karakter pemberani,” pesannya kepada para siswa.
Serena juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas memberikan teori, tetapi juga membantu anak-anak menemukan dan mengembangkan potensi mereka. Ia mendorong sekolah dan orang tua untuk lebih memperhatikan minat dan bakat anak-anak, baik di bidang seni, olahraga, maupun teknologi.
“Mungkin saja suatu hari nanti ada alumni SKK Tunas Bangsa yang menjadi penyanyi internasional, atlet peraih medali emas, atau ilmuwan hebat. Semua itu dimulai dari lingkungan belajar yang mendukung dan penuh kasih,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan anak-anak pintar, tetapi juga individu yang memiliki nilai-nilai kepedulian, kepemimpinan, dan keberanian dalam menghadapi dunia.
Menutup sambutannya, Serena menegaskan bahwa prinsip kepemimpinan dirinya bersama Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, adalah to govern is to serve—memimpin berarti melayani. Prinsip ini juga sejalan dengan peran guru di dunia pendidikan.
“Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga memimpin dengan keteladanan, menuntun dengan kesabaran, dan melayani dengan sepenuh hati demi masa depan anak-anak,” pungkasnya.
Acara perayaan HUT ke-28 SKK Tunas Bangsa ini diakhiri dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa, yang semakin menegaskan bahwa pendidikan di sekolah ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat dan karakter.
Dengan semangat yang dibawa dalam perayaan ini, harapan besar tertanam bagi generasi muda Kupang untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang unggul, siap menghadapi masa depan, dan menjadi kebanggaan bagi Kota Kupang, NTT, bahkan Indonesia.

Tinggalkan Balasan