Kapolresta Kupang Kota dan PSMTI NTT Pererat Toleransi dalam Buka Puasa Bersama Jemaah Mushalla Al Faidah

Kupang, – Semangat kebersamaan dan toleransi beragama kembali diteguhkan dalam momentum Ramadhan. Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTT dan Kota Kupang, menggelar silaturahmi serta buka puasa bersama dengan jemaah Mushalla Al Faidah, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Minggu (16/3/2025) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Kafe Eskopi ini bukan sekadar momen berbagi hidangan berbuka, tetapi juga sarat makna kebersamaan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini dirangkai dengan aksi berbagi kasih yang berlangsung di Mushalla Al Faidah, sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kapolresta Kupang Kota menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga merajut kebersamaan dalam keberagaman.

Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, tanpa memandang latar belakang, dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman, terutama di bulan suci ini,” ujar Kombes Aldinan, yang didampingi Kasipropam Iptu Abang Ali Baisapa dan Kasihumas Ipda Florensi Ibrahim Lapuisaly.

Mantan Kapolres Kupang itu juga berharap momentum seperti ini bisa semakin meningkatkan nilai ibadah, sekaligus memperkuat ikatan antara Polri dan masyarakat.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kehadiran PSMTI Provinsi NTT dan Kota Kupang juga menjadi bukti nyata bahwa semangat toleransi tak hanya sebatas kata-kata. Dukungan mereka terhadap jemaah Mushalla Al Faidah mencerminkan harmoni dalam keberagaman.

Kami sangat mengapresiasi PSMTI yang telah menunjukkan nilai toleransi luar biasa. Bantuan dan kepedulian ini bukan hanya tentang bulan Ramadhan, tetapi semoga menjadi semangat yang terus digelorakan di waktu-waktu mendatang,” ungkap Kombes Aldinan penuh harap.

Kegiatan ini membuktikan bahwa Kupang bukan hanya kota yang majemuk secara demografi, tetapi juga hidup dalam semangat persaudaraan lintas agama dan budaya. Lebih dari sekadar acara seremonial, momentum ini menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan penguat bagi keharmonisan sosial.

Dalam suasana penuh makna, kebersamaan di Kafe Eskopi dan Mushalla Al Faidah hari itu menyiratkan pesan mendalam: persatuan tidak membutuhkan keseragaman, tetapi saling memahami, menghormati, dan berbagi dalam keberagaman.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *