PEKEN Jasindo Ubah Wajah Ekonomi Kupang: Dari Bazar UMKM Jadi Hub Ekonomi Kreatif Nasional

Kupang, – Pegelaran PEKEN Jasindo yang berlangsung di jantung Kota Kupang sukses mencuri perhatian publik nasional. Bukan tanpa alasan, event ini berhasil mengolaborasikan pemberdayaan ekonomi rakyat, legalitas bisnis, hingga aksi sosial dalam satu panggung yang inklusif.
​Dengan melibatkan 100 pelaku UMKM lokal, Jasindo tidak hanya memberikan ruang, tetapi juga “senjata” bagi para pengusaha kecil untuk naik kelas.

​Bukan Sekadar Jualan: Ekosistem “SABOAK” Makin Tangguh

​Strategi Jasindo terbilang cerdik. Untuk mendukung aktivitas transaksi, mereka menyediakan 40 unit food stall premium yang terintegrasi dengan ekosistem Sunday Market UMKM Kupang (SABOAK).

​Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menegaskan bahwa target utama mereka adalah inklusivitas.

​”PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas. Kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing tinggi,” ujar Brellian.

​Pusat Solusi: Urus NIB hingga Pajak di Satu Tempat

​Apa yang membuat PEKEN Jasindo viral?

Jawabannya adalah efisiensi. Di lokasi acara, pelaku UMKM tidak hanya menjajakan produk, tetapi juga bisa menyelesaikan urusan birokrasi yang selama ini dianggap rumit. Program yang dihadirkan meliputi:
​Workshop & Talkshow Bisnis: Mengusung tema “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”.

​Legalitas Instan: Layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di tempat.
​Layanan Publik Terpadu: Perpanjangan SIM dan pembayaran pajak kendaraan.
​Literasi Risiko: Edukasi manajemen risiko dan asuransi agar UMKM lebih tahan banting terhadap krisis.

​Sanjose Choir Pukau Pengunjung di Tengah Aksi Sosial

​Kemeriahan acara semakin pecah saat Sanjose Choir naik ke atas panggung. Penampilan yang memukau ini memberikan warna berbeda, membuktikan bahwa event ekonomi bisa bersanding manis dengan seni budaya berkualitas tinggi.

​Namun, Jasindo memastikan hiburan ini bukan sekadar hiburan malam tanpa makna. Di balik kemeriahan tersebut, terdapat dampak nyata bagi UMKM binaan Pemerintah Daerah yang mengalami lonjakan penjualan serta bantuan sosial yang menyasar aspek fundamental masyarakat

Dampak Nyata: UMKM Binaan Pemda Langsung “Melejit”

​Representative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, mengaku terkejut dengan antusiasme warga yang melampaui ekspektasi.

“Ini adalah momentum penggerak ekonomi. Kami melihat langsung bagaimana UMKM binaan daerah mendapat manfaat konkret, baik dari omzet harian maupun peningkatan skill manajerial mereka,” ungkap Jerry.

​Jasindo membuktikan bahwa kehadiran BUMN di daerah bukan hanya soal bisnis asuransi, melainkan menjadi motor penggerak kesejahteraan. Melalui PEKEN Jasindo, Kupang kini punya standar baru dalam penyelenggaraan event pemberdayaan UMKM yang berdampak luas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh akar rumput.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *