Kupang, – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus mematangkan strategi penguatan identitas daerah melalui program City Branding yang komprehensif. Sebagai bagian dari agenda strategis tersebut, Pemkot Kupang menargetkan peluncuran resmi Maskot Kota Kupang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengembangan City Branding Kota Kupang yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Rabu (10/6/2026). Rapat dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., serta pimpinan perangkat daerah terkait seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata, Bapperida, dan Bagian Hukum.
Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam unsur-unsur identitas daerah yang memiliki nilai ekonomi, budaya, dan sosial tinggi untuk dijadikan fondasi City Branding. Unsur-unsur tersebut meliputi kuliner khas Sei, Tenun Ikat Motif Bunga Kertas, kekayaan budaya lokal, produk unggulan daerah, serta karakter masyarakat Kota Kupang yang dikenal terbuka, kreatif, dan penuh semangat.
Wakil Wali Kota Serena Francis menegaskan bahwa City Branding bukan sekadar pembuatan logo atau slogan visual, melainkan upaya membangun narasi besar tentang jati diri Kota Kupang.
“City Branding bukan sekadar logo atau slogan. Yang ingin kita bangun adalah identitas Kota Kupang yang mampu memperkenalkan potensi daerah, budaya, produk unggulan, serta karakter masyarakatnya kepada publik yang lebih luas. Karena itu, seluruh prosesnya harus melalui kajian yang matang agar benar-benar mencerminkan wajah Kota Kupang,” tegas Serena.
Sayembara Desain Maskot: Wujud Partisipasi Publik
Salah satu terobosan utama yang disepakati dalam rapat adalah rencana penyelenggaraan Sayembara Desain Maskot Kota Kupang. Wakil Wali Kota menyambut baik gagasan ini karena dinilai mampu membuka ruang partisipasi aktif masyarakat dalam membangun identitas daerah.
“Melalui sayembara ini, kita membuka ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi melalui ide-ide kreatif yang menggambarkan filosofi, budaya, semangat, dan visi pembangunan Kota Kupang. Maskot yang lahir dari kreativitas masyarakat akan memiliki makna lebih kuat karena tumbuh dari rasa memiliki (sense of belonging) terhadap kota,” ujar Serena.
Maskot yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan bersama, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk mendukung promosi pariwisata, ekonomi kreatif, dan berbagai agenda pembangunan daerah. Implementasinya akan meluas hingga produk cenderamata (merchandise), kegiatan promosi, hingga penguatan citra Kota Kupang menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028.
Agresif Promosikan Potensi Lokal
Selain aspek visual, Serena juga mendorong promosi produk unggulan daerah, khususnya kuliner khas Sei, dilakukan secara lebih agresif dan terintegrasi. Ia menilai potensi besar ini perlu diperkenalkan lebih luas melalui berbagai kanal publikasi berskala regional maupun nasional.
“Produk unggulan daerah harus mendapatkan ruang promosi yang lebih luas. Dengan strategi publikasi yang tepat, kita dapat memperkuat posisi Kota Kupang sebagai destinasi wisata kuliner, budaya, dan ekonomi kreatif yang memiliki daya tarik tersendiri,” tambahnya.
Untuk mendukung hal tersebut, tim kerja City Branding juga memaparkan rencana pembangunan platform digital terpusat yang akan menjadi hub informasi dan promosi potensi unggulan Kota Kupang bagi masyarakat, investor, maupun wisatawan.
Kolaborasi Lintas Sektor
Guna memastikan tahapan berjalan optimal, Pemkot Kupang akan memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah melalui pembentukan Tim Kerja Resmi City Branding yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata, Bapperida, Bagian Hukum, Dinas Kesehatan, serta perangkat daerah terkait lainnya.
Dengan target peluncuran maskot pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Kota Kupang berharap momentum tersebut menjadi tonggak penting lahirnya identitas baru Kota Kupang yang semakin dikenal, berdaya saing, kreatif, dan membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
Tentang Pemerintah Kota Kupang:
Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mewujudkan Kota Kupang yang Cerdas, Hijau, dan Sejahtera melalui inovasi pelayanan, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal.

Tinggalkan Balasan