TTU,—Dalam semangat memperingati Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda, SMA Negeri Miomaffo Tengah menggelar serangkaian kegiatan literasi dan seni bahasa yang penuh makna. Kegiatan yang mengusung tema “Lebih Mencintai Bahasa Indonesia, Menumbuhkan Kreativitas dan Cinta Tanah Air” ini menjadi momentum penting untuk membina kesadaran literasi dan kreativitas berbahasa di kalangan generasi muda.
Berlangsung sepanjang Oktober, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa dari kelas X hingga XII. Beragam lomba diselenggarakan, di antaranya Lomba Cipta dan Baca Puisi, Lomba Baca Berita, Lomba Mendongeng, serta Lomba Paduan Suara antar kelas.
Setiap lomba diikuti oleh enam peserta terbaik di bidangnya masing-masing, menampilkan kemampuan berbahasa yang indah, ekspresif, dan penuh pesan moral.
“Tujuan kegiatan ini adalah membina dan meningkatkan kesadaran literasi serta kreativitas bahasa di kalangan masyarakat, terutama kaum muda. Kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional,”
ujar Heri Berta Badz, S.Pd.Gr, Kepala SMA Negeri Miomaffo Tengah.

Selain menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengenalkan cerita rakyat khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui lomba mendongeng dan cipta puisi, siswa diajak untuk menggali kembali nilai-nilai budaya lokal serta mengembangkan bahasa dalam bentuk karya sastra yang mereka ciptakan sendiri.
“Kami ingin siswa tidak hanya pandai menggunakan bahasa Indonesia secara benar, tetapi juga mampu mengekspresikan ide, emosi, dan kebudayaan daerahnya melalui karya cipta,”
tambah Marselus Kolo, S.Pd, selaku Ketua Panitia.
Panitia kegiatan juga terdiri dari Armandus Elu, S.Pd.Gr dan Norselinda Son, S.S, Gr sebagai sekretaris, serta Maria Goreti Anapah, S.Pd.Gr sebagai bendahara.
Para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan bakat yang ditunjukkan.
Puncak acara akan digelar pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, yang diharapkan menjadi momen refleksi bersama bagi siswa untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan kebhinekaan melalui bahasa.
Kegiatan Bulan Bahasa di SMA Negeri Miomaffo Tengah ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga gerakan nyata untuk mencintai bahasa Indonesia, memperkuat identitas bangsa, serta melestarikan warisan budaya lokal.

Tinggalkan Balasan