Langkah Catur Falen Kebo, Nakhodai Perbakin NTT: Simbol Konsolidasi Kekuatan Baru!

Kupang, – Panggung olahraga menembak di Nusa Tenggara Timur resmi memasuki era baru. Yosep Falentinus Delasalle Kebo, yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Valen Kebo, dipercaya penuh oleh Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin) untuk memimpin Perbakin NTT masa bakti 2026-2030.

​Penunjukan Bupati Timor Tengah Utara (TTU) yang juga purnawirawan TNI AD ini dinilai bukan sekadar suksesi organisasi olahraga biasa, melainkan sebuah sinyal kuat konsolidasi tokoh berpengaruh di wilayah perbatasan.

​Persiapan “Karpet Merah” di Harper Hotel

​Guna mematangkan seremoni pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026, Falen Kebo langsung bergerak cepat. Di Harper Hotel Kupang, Rabu (15/4/2026), sebuah rapat konsolidasi internal digelar dengan tensi tinggi namun terukur.

​Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci yang akan mengisi struktur strategis, di antaranya:
​Ketua Harian: Simon Dima
​Sekretaris: Suyadi Cahyadi
​Bendahara: Tonny Angriyanto
​Untuk memastikan acara berjalan tanpa celah, forum secara aklamasi menunjuk Stenly Boymau sebagai nakhoda kepanitiaan pelantikan.

​Pelantikan sesuai rencana akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB Perbakin, Letnan Jenderal TNI (Purn) Joni Supriyanto. Kehadiran tokoh militer papan atas ini, ditambah dengan undangan kepada seluruh jajaran Forkopimda NTT, mempertegas posisi strategis Perbakin di bawah komando Falen Kebo.

​Dalam penegasannya, Falen Kebo menekankan bahwa Perbakin NTT di bawah kepemimpinannya tidak akan menjadi sekadar “klub eksklusif” bagi para pecinta senjata. Ia membawa misi besar untuk melakukan perombakan dari sisi manajemen organisasi.

​“Kita akan melakukan pembenahan dari sisi organisasi sehingga berjalan maksimal. Saya ingin Perbakin NTT menjadi wadah profesional, bukan sekadar tempat aktualisasi, melainkan kawah candradimuka bagi atlet-atlet menembak NTT,” tegas Falen.

​Lebih lanjut, ia membuka pintu lebar bagi anggota baru dan berkomitmen melahirkan atlet yang mampu mengibarkan bendera NTT di kancah nasional maupun internasional. Langkah ini dipandang sebagai bentuk pengabdian nyata sang Bupati dalam membangun sumber daya manusia yang kompetitif.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *