Soe, – Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Jonathan Nubatonis Oehonis, Soe, Timor Tengah Selatan, tengah berbahagia merayakan sebuah pencapaian luar biasa. Ibadah syukur yang diselenggarakan pada minggu, 04 Juni 2025, menandai kepulangan selamat dua orang pendeta setelah menunaikan perjalanan rohani ke Tanah Suci (Mesir, Israel, dan Yordania) pada 11-22 Mei 2025. Namun, peristiwa ini lebih dari sekadar kepulangan; ia menandai sebuah tonggak sejarah bagi jemaat yang relatif masih muda ini.
“Ini adalah peristiwa bersejarah bagi jemaat kami,” tegas Bapak Jonathan Nubatonis dalam keterangannya kepada media. “Seringkali kita melihat pendeta melakukan perjalanan pribadi ke Tanah Suci dengan biaya sendiri. Namun, memfasilitasi perjalanan rohani para pelayan Tuhan seperti ini, dengan biaya ditanggung jemaat, baru pertama kali terjadi di GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis.”
Pernyataan tersebut menggarisbawahi komitmen jemaat yang luar biasa. Meskipun tergolong gereja muda yang baru diresmikan, GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis telah menunjukkan visi dan tindakan yang jauh melampaui ukuran fisiknya. Mereka telah membuktikan bahwa semangat “gereja kecil, karya besar” bukanlah sekadar slogan, tetapi sebuah realitas yang mereka wujudkan. Dengan memberangkatkan dua pendeta ke Tanah Suci untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka, jemaat ini telah menunjukkan prioritas yang tinggi pada pengembangan kapasitas rohani para pelayan Tuhan.
Perjalanan rohani ini dirancang sebagai program pengembangan kapasitas, bukan sekadar wisata religi. Jemaat berharap pengalaman spiritual yang mendalam di Tanah Suci akan memperkaya pemahaman teologi, memperkuat iman, dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan para pendeta. Hal ini mencerminkan komitmen jemaat untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi umat Tuhan.
“Meskipun gereja kami masih baru, kami telah membuktikan bahwa kami memiliki visi dan komitmen yang besar,” lanjut Bapak Nubatonis. “Kami percaya bahwa investasi pada pengembangan kapasitas para pendeta akan berdampak positif bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar. Ini adalah bukti nyata bahwa ‘gereja kecil, karya besar’ bukan hanya slogan, tetapi sebuah realitas yang kami wujudkan.”
Kepulangan para pendeta dengan selamat menjadi bukti nyata penyertaan Tuhan. Jemaat GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis berharap agar pengalaman dan hikmat yang diperoleh selama perjalanan rohani ini akan menjadi berkat yang melimpah bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar, menginspirasi jemaat-jemaat lain untuk berani bermimpi besar dan bertindak nyata dalam melayani Tuhan.

Tinggalkan Balasan