Program “Ina Kasih” – Kupang Menuju Kota Kasih, Perempuan Sehat untuk Generasi Hebat

Kupang,— Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Kasih melalui program inovatif yang berpihak pada perempuan: Program “Ina Kasih”. Sebuah terobosan sosial yang menyediakan pembalut gratis bagi perempuan prasejahtera, remaja putri, dan penyandang disabilitas.

Program ini bukan sekadar bantuan kebutuhan dasar, tetapi langkah besar menuju perempuan Kupang yang sehat, berdaya, dan bermartabat.


Mengapa Program “Ina Kasih” Hadir?

Bagi banyak perempuan, terutama dari keluarga prasejahtera, biaya pembalut setiap bulan menjadi beban ekonomi yang tidak kecil. Selain itu, stigma seputar menstruasi masih sering menghantui remaja putri dan perempuan disabilitas, sehingga kesehatan reproduksi kerap terabaikan.

Melihat tantangan ini, Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menghadirkan Ina Kasih—program yang tidak hanya menjawab kebutuhan praktis, tetapi juga menyentuh martabat dan kesehatan perempuan.


Empat Tujuan Utama Program “Ina Kasih”

1. Bantuan Kebutuhan Dasar

Memberikan akses pembalut gratis kepada perempuan prasejahtera, sehingga beban ekonomi keluarga dapat diringankan.

2. Kesehatan & Martabat Perempuan

Menjamin kesehatan reproduksi serta mencegah rasa malu atau keterbatasan aktivitas karena tidak memiliki pembalut.

3. Pemberdayaan & Inklusi

Memberikan kesempatan yang setara bagi semua perempuan, termasuk remaja putri dan penyandang disabilitas, agar tidak tertinggal akibat faktor ekonomi.

4. Edukasi Menstruasi yang Komprehensif

Menghapus tabu seputar menstruasi melalui edukasi kesehatan yang benar, terbuka, dan berkelanjutan.


Siapa Penerima Manfaat?

Program “Ina Kasih” menyasar kelompok perempuan yang paling membutuhkan, yaitu:

  • Perempuan dari keluarga prasejahtera
  • Remaja putri, terutama pelajar
  • Penyandang disabilitas

Semua penerima manfaat ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kupang.


Pelaksanaan: Tepat Sasaran & Berkelanjutan

Program ini resmi diluncurkan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., pada September 2025. Pelaksanaannya bersifat dinamis, dievaluasi secara berkala, dan terus diperbaiki agar tepat sasaran.

Pendataan dilakukan mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga diverifikasi oleh instansi teknis untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak.


Cara Mendapatkannya

Perempuan yang memenuhi kriteria akan didata oleh pemerintah daerah. Pendataan biasanya dilakukan melalui:

  • RT/RW
  • Kelurahan
  • Verifikasi oleh Dinas terkait

Warga tidak perlu khawatir—program ini tidak memungut biaya dan tidak memerlukan proses rumit.


Pesan Penting dari Kadis PPA Kota Kupang, Maria Halek

Dalam pernyataannya pada Kamis, 4 Desember 2025, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Kupang, Maria Halek, menegaskan:

“Perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat. Program ‘Ina Kasih’ hadir untuk memastikan tidak ada perempuan Kupang yang tertinggal hanya karena menstruasi. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi komitmen Kota Kupang untuk masa depan yang lebih berkualitas.”

Beliau juga menekankan bahwa edukasi kesehatan reproduksi harus berjalan bersama bantuan pembalut agar perempuan lebih percaya diri, berdaya, dan terlindungi kesehatannya.


Kupang Menuju Kota Kasih

Program “Ina Kasih” adalah wujud nyata bahwa pembangunan Kota Kupang berpihak pada perempuan. Dengan akses kesehatan yang lebih mudah, edukasi yang komprehensif, dan penghapusan stigma menstruasi, Kupang selangkah lebih maju menuju generasi yang kuat dan masa depan yang lebih inklusif.

Ina Kasih hadir, Perempuan Sehat—Generasi Hebat!( Advertorial)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *