Kupang,-Fraksi Amanat Sejahtera DPRD Provinsi NTT yang merupakan gabungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian laba bersih Bank NTT tahun 2024 yang melonjak tajam sebesar 64 persen. Juru Bicara Fraksi, Rambu K. A. Praing, menyatakan bahwa laba bersih Bank NTT mencapai Rp241 miliar, jauh melampaui perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp155 miliar.
“Ini adalah pencapaian luar biasa yang mencerminkan kerja keras dan profesionalisme jajaran Bank NTT. Kami mendorong mereka untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kinerja demi menjadikan Bank NTT kebanggaan rakyat Nusa Tenggara Timur,” ujar Rambu dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (13/1).
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Amanat Sejahtera juga menyampaikan dukungan penuh terhadap Ranperda Penyertaan Modal Daerah pada Bank NTT, yang dianggap strategis untuk memperkuat posisi bank daerah ini di masa mendatang.
Sorotan Mendalam pada Lima Ranperda
Selain itu, Rambu K. A. Praing menyampaikan pandangan kritis dan rekomendasi substantif atas lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan pemerintah, di antaranya:
1. Ranperda Bantuan Hukum:
Fraksi Amanat Sejahtera menegaskan pentingnya alokasi anggaran bantuan hukum berbasis kebutuhan masyarakat miskin, bukan sekadar jumlah lembaga hukum. “Semua orang harus diperlakukan sama di depan hukum. Bantuan ini harus tepat sasaran dan bermanfaat untuk rakyat kecil,” tegasnya.
2. Ranperda Tugas, Izin, dan Bantuan Belajar:
Ranperda ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, Fraksi mengingatkan agar seleksi penerima bantuan dilakukan secara transparan, objektif, dan jauh dari praktik nepotisme.
3. Ranperda Penanaman Modal:
Dalam hal investasi, Rambu menekankan pentingnya kepastian hukum bagi investor, tetapi dengan tetap memastikan masyarakat lokal tidak tersingkir oleh arus investasi. “Rakyat harus diberdayakan, bukan jadi penonton di tanah sendiri,” ujarnya tajam.
4. Ranperda Transportasi:
Sebagai provinsi bercirikan kepulauan, NTT sangat membutuhkan sistem transportasi yang andal dan terpadu. “Penataan transportasi yang baik akan memotong rantai logistik, menurunkan biaya, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Rambu.
5. Ranperda Pengelolaan Sumber Daya Air:
Ranperda ini menjadi perhatian khusus mengingat kondisi iklim NTT yang kering. Fraksi mendukung pengelolaan air yang adil, berkelanjutan, dan memprioritaskan kebutuhan rakyat kecil serta sektor pertanian.
Pembangunan yang Berkeadilan
Fraksi Amanat Sejahtera menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kemakmuran rakyat, dengan menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, transparansi, dan keadilan sosial.
“Kami akan terus mengawal implementasi setiap Perda agar menjadi instrumen nyata yang memajukan NTT. Regulasi tanpa implementasi hanyalah dokumen mati. Kami ingin melihat perubahan nyata di tengah masyarakat,” pungkas Rambu K. A. Praing.
Dengan komitmen kuat ini, Fraksi Amanat Sejahtera memastikan diri menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen NTT.

Tinggalkan Balasan