Kupang,— Momentum pelantikan kepala sekolah menjadi titik awal perubahan besar bagi dunia pendidikan di daerah.
Hal itu ditegaskan Kepala SMKN Ndora, Klementinus Piru, usai resmi dilantik oleh Gubernur di Aula Eltari bersama 103 kepala sekolah lainnya, hari ini.
Dalam pernyataannya, Klementinus langsung menegaskan komitmennya untuk membawa transformasi pendidikan yang berfokus pada perubahan pola pikir guru, penguatan karakter siswa, serta penerapan budaya kerja berbasis data.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi amanah untuk menghadirkan perubahan nyata dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengubah pola pikir guru dari fixed mindset menjadi growth mindset.
Menurutnya, guru harus menjadi sosok yang terus belajar, berinovasi, dan berani mencoba pendekatan baru dalam proses pembelajaran.
“Guru adalah pemimpin pembelajaran. Mereka harus diberi ruang untuk berinovasi, baik dalam pembelajaran teori maupun praktik, agar kompetensi peserta didik benar-benar meningkat,” tegasnya.
Transformasi tersebut juga diarahkan pada pembentukan karakter siswa.
Klementinus menilai bahwa disiplin dan nilai-nilai karakter merupakan fondasi utama dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja.
“Disiplin dibangun, karakter ditumbuhkan, dan masa depan disiapkan. Ini menjadi komitmen bersama di SMKN Ndora,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong penguatan budaya kerja sekolah berbasis data. Dengan pendekatan ini, setiap perkembangan siswa dan program sekolah dapat diukur secara objektif dan berkelanjutan.
“Ke depan, semua harus berbasis data. Dengan begitu, kemajuan pendidikan bisa terukur dengan pasti dan keputusan yang diambil lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Klementinus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya hingga saat ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dan semua pihak yang telah mendukung saya dengan caranya masing-masing. Amanah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa peran barunya sebagai kepala sekolah akan difokuskan untuk mendukung program Gubernur dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Nagekeo.
Langkah progresif yang diusung SMKN Ndora ini menjadi sorotan sebagai model transformasi pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman.
Dengan mengedepankan inovasi, karakter, dan data sebagai fondasi utama, sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Pelantikan serentak bersama 103 kepala sekolah ini pun menjadi simbol dimulainya babak baru pendidikan yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada masa depan.

Tinggalkan Balasan