Insentif 367 Kader Posyandu Naik: Atensi Wali Kota Kupang di Tengah Efisiensi

Kupang,– Sebanyak 367 kader Posyandu di Kota Kupang menerima kabar baik yang menghangatkan hati, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Kupang terhadap kesejahteraan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam sebuah acara penyerahan simbolis yang penuh makna di Hotel Kristal Kupang pada Selasa (10/6/2025) sore, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara langsung menyerahkan dana operasional Posyandu ILP Triwulan I, sekaligus mengumumkan kenaikan insentif yang telah lama dinantikan.

Di tengah gema kebijakan efisiensi anggaran yang menjadi fokus banyak daerah, Kota Kupang memilih untuk menempatkan perhatian pada para pahlawan tanpa tanda jasa di lini terdepan kesehatan. Kenaikan insentif bulanan bagi kader Posyandu dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan adalah sebuah langkah progresif dan bentuk apresiasi yang mendalam atas dedikasi tanpa pamrih mereka dalam melayani masyarakat.

Wali Kota Christian Widodo, dalam sambutannya yang menggugah, mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada para kader. “Kita tambahkan Rp50 ribu menjadi Rp200 ribu untuk kader Posyandu setiap bulan.

Nanti kita juga pikirkan anggaran untuk mama-mama yang turun dari rumah ke rumah,” ujar dr. Christian, disambut antusiasme hadirin yang terdiri dari para kader, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati, Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya Widodo, serta para lurah dan camat se-Kota Kupang.

Beliau juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kota Kupang atas kerja kerasnya dalam mempersiapkan alokasi anggaran ini.

“Terima kasih buat Dinas Kesehatan yang sudah mempersiapkan semuanya. Saya ingin berterima kasih dari lubuk hati untuk 367 kader Posyandu ILP.

Bapak dan mama mengemban tugas yang sangat besar, dan sudah menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya dengan nada penuh hormat.

Perhatian pemerintah terhadap para kader Posyandu ini, menurut dr. Christian, adalah manifestasi cinta dan kepedulian yang mendalam. Para kader inilah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak, serta memberikan edukasi penting di tengah masyarakat.

Tak berhenti di sini, Wali Kota berkomitmen untuk terus memperjuangkan penambahan insentif di masa mendatang. “Kalau ada anggarannya, kita kasih ke masyarakat. Akhir-akhir ini semua anggaran efisiensi. Saya akan paksa di anggaran perubahan 2025,” tegasnya, menunjukkan determinasi yang kuat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, memberikan detail lebih lanjut mengenai rencana ke depan. Dalam perubahan anggaran 2025, akan diusulkan tambahan insentif sebesar Rp50 ribu untuk empat bulan, dan pada tahun anggaran 2026, insentif ini direncanakan akan kembali ditingkatkan menjadi Rp100 ribu.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memberikan dorongan finansial, tetapi juga memacu semangat juang para kader Posyandu dalam melaksanakan tugas kemanusiaan mereka.

Dedikasi mereka dalam pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat adalah pilar penting dalam mewujudkan Kota Kupang yang lebih sehat dan sejahtera.

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *