Kupang — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi NTT menunjukkan keseriusan dalam mengawal pembangunan infrastruktur jalan nasional sejak awal Tahun Anggaran 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kontrak sejumlah paket strategis, mencakup preservasi jalan dan penanganan longsoran di wilayah prioritas.
Salah satu paket penting yang telah resmi dikontrakkan adalah Preservasi Jalan Oepoli–Saenam–Napan dan SP Amol–Manamas–Wini, yang berada dalam lingkup kerja PPK 2.4 Provinsi NTT. Ruas jalan ini memiliki peran strategis sebagai akses utama kawasan perbatasan negara, sekaligus urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah utara Pulau Timor.
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Provinsi NTT, Dirmala, ST, bersama Direktur PT Surya Timor Perdana, Yesaya Billy, dan disaksikan langsung oleh Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT, Fahrudin, ST, serta jajaran pejabat teknis terkait. Kegiatan berlangsung di Kantor Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT, Kamis (5/2/2026).
PPK 2.4 Provinsi NTT, Dirmala, ST, menjelaskan bahwa paket preservasi tersebut mencakup rangkaian pekerjaan pemeliharaan rutin hingga rehabilitasi ringan, yang dirancang untuk menjaga tingkat kemantapan jalan serta memperpanjang umur layanan infrastruktur.
“Penanganan yang dilakukan meliputi pemeliharaan rutin kondisi jalan, pekerjaan holding, serta rehabilitasi minor pada titik-titik tertentu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dirmala menegaskan bahwa program preservasi jalan nasional tidak hanya berorientasi pada aspek teknis konstruksi, melainkan juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Melalui preservasi jalan ini, kami berharap kualitas pelayanan infrastruktur semakin meningkat, konektivitas antarwilayah semakin kuat, dan pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT Surya Timor Perdana, Yesaya Billy, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPJN NTT melalui Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT, khususnya PPK 2.4, kepada perusahaannya dalam pelaksanaan pekerjaan preservasi ruas Oepoli–Wini Tahun 2026.
Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk melaksanakan pekerjaan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami siap menyelesaikan pekerjaan sesuai standar mutu, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku, sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Langkah cepat BPJN NTT dalam mengontrakkan paket strategis sejak awal tahun anggaran ini menjadi sinyal kuat percepatan pembangunan infrastruktur jalan nasional di wilayah timur Indonesia, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan ketahanan wilayah perbatasan negara.

Tinggalkan Balasan