Bank NTT–Undana Merintis Aliansi Pendidikan: Beasiswa CSR hingga Kredit Modernisasi Kampus

Kupang — Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) mulai merajut kerja sama strategis yang diarahkan untuk memperkuat pendidikan tinggi dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.

Skema kolaborasi ini mencakup penyaluran beasiswa berbasis tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) hingga pembiayaan jangka panjang untuk pengembangan infrastruktur kampus.

Penjajakan kemitraan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale dan Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, bersama jajaran komisaris bank daerah itu, di Gedung Rektorat Undana, Jumat, 23 Januari 2026.

Salah satu agenda utama adalah program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dana beasiswa akan dialokasikan melalui CSR Bank NTT, sementara proses seleksi sepenuhnya dipercayakan kepada pihak universitas.

Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus mengatakan, pemberian kewenangan seleksi kepada Undana dimaksudkan agar program berjalan objektif dan tepat sasaran.

“Perguruan tinggi paling memahami kondisi mahasiswanya. Kami ingin kontribusi CSR ini berkelanjutan dan benar-benar memberi dampak,” ujarnya.

Selain menyasar mahasiswa, Bank NTT juga menawarkan dukungan pembiayaan kesejahteraan dosen, termasuk fasilitas kredit perumahan dan kendaraan. Skema ini dipandang sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas peluang pembiayaan pembangunan fasilitas kampus melalui skema kredit jangka panjang. Pembiayaan ini diharapkan dapat mempercepat modernisasi infrastruktur Undana, seiring tuntutan peningkatan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional dan global.

Rektor Undana Prof. Jefri Bale menilai inisiatif Bank NTT sebagai langkah strategis yang perlu dikembangkan dalam semangat kemitraan yang setara. “Ini bukan sekadar kerja sama finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM di NTT,” kata Jefri.

Sebagai tindak lanjut, Undana dan Bank NTT akan membentuk tim teknis guna mengkaji aspek hukum dan operasional dari setiap skema kerja sama. Seluruh proses akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku bagi institusi negara.

Kolaborasi antara bank milik daerah dan perguruan tinggi terbesar di NTT ini diharapkan menjadi pengungkit baru bagi penguatan sektor pendidikan sekaligus pertumbuhan ekonomi regional.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *